10 November 2025 | Admin SMA KERTAJAYA SURABAYA
Semangat
Pahlawan Menyala, SMA Kertajaya Gelar Dua Hari Kegiatan Penuh Inspirasi dan
kebersamaan.
Surabaya, 10 November 2025
Dalam
rangka memperingati Hari Pahlawan, SMA Kertajaya Surabaya menggelar serangkaian
kegiatan selama dua hari yang penuh makna dan semangat kebangsaan. Rangkaian
acara dimulai pada Jumat, 7 November 2025, dan berpuncak pada Senin, 10
November 2025, dengan beragam kegiatan yang menggugah semangat juang para
siswa.
Hari
pertama, Jumat (7/11), dibuka dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh
siswa dari jenjang TK, MI, SMP, hingga SMA. Lapangan sekolah dipenuhi tawa dan
keceriaan saat para peserta bergerak serempak mengikuti irama musik perjuangan.
Senam bersama ini tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menjadi simbol
kekompakan antarwarga sekolah.
Usai senam, suasana semakin meriah dengan dibukanya bazar sekolah yang menampilkan berbagai produk kreatif karya siswa, mulai dari makanan hingga minuman segar. Tak kalah menarik, kegiatan fun game seperti “Estafet Bola dan Pensil” mengundang tawa serta mempererat rasa kebersamaan antar peserta.
Kemeriahan berlanjut pada hari puncak, Senin (10/11), dengan upacara bendera peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung khidmat di halaman SMA Kertajaya. Bertindak sebagai pembina upacara, Ir. Misbahul Huda, M.B.A., menyampaikan pesan penuh makna tentang pentingnya meneladani perjuangan pahlawan.
“Pahlawan
bukan hanya untuk dikenang, tapi untuk diteladani, dihormati, dan diikuti
semangat juangnya. Generasi muda harus berjuang melalui belajar sungguh-sungguh
dan berbuat baik bagi bangsa,” tegasnya.
Usai
upacara, peserta melanjutkan kegiatan jalan sehat mengelilingi lingkungan
sekolah dengan penuh semangat. Di akhir rute, para siswa disambut kembali di
area bazar yang kini semakin ramai. Acara ditutup dengan pengundian door prize
menarik yang membuat suasana semakin meriah dan penuh antusiasme.
Kepala
Sekolah SMA Kertajaya Surabaya, Samini S.HI., mengungkapkan
bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan sarana menanamkan nilai
perjuangan kepada peserta didik.
“Semangat
kepahlawanan harus terus hidup di hati generasi muda. Kalau siswa ingin sukses,
hormatilah guru dan orang tua, karena dari merekalah lahir generasi yang
tangguh dan berkarakter,” ujarnya.